Penerapan Komputasi Modern di bidang Kesehatan, Kimia dan Biologi

Tugas Softskill

Nama Kelompok :

Ezra ferniawan syah arsana (52412586)
Fauzi alfandri (52412823)
suhardyansah (57412180)
Billy armanda Hasan (51412462)

  1. Pendahuluan

Komputasi Modern merupakan sebuah sistem yang akan menyelesaikan masalah matematis menggunakan komputer dengan cara menyusun algoritma yang dapat dimengerti oleh komputer yang berguna untuk menyelesaikan suatu masalah.  Dalam komputasi modern terdapat perhitungan dan pencarian solusi dari masalah. Perhitungan dari komputasi modern adalah akurasi, kecepatan, problem, volume dan besar kompleksitas.

Komputasi modern tak hanya berguna pada bidang teknologi, beberapa bidang lainnya juga memanfaatkan komputasi modern ini. Salah satunya yaitu pada dunia kesehatan modern, yang tak luput dari perkembangan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas di dunia kesehatan, lalu pada bidang kimia membantu manusia dalam menghasilkan suatu produk kimia, pada bidang biologi, membantu manusia dalam menghasilkan berbagai alat bantu untuk digunakan merekayasa suatu produk biologi.

Pembahasan

  1. komputansi di bidang kesehatan

 

Mycin

mycin-016-9-638

Mycin adalah sistem pakar yang digunakan untuk membantu juru medis mendiagnosis penyakit darah yang cepat menular dan kemudian dapat memberikan saran berupa penggunaan antibiotic yang sesuai. (system pakar adalah perangkat lunak yang ditujukan untuk meniru keahlian seseorang dalam bidang tertentu).

CT Scan

unduhan

Teknologi informasi diterapkan pada peralatan medis missal CT Scan (Computer Tomography). CT Scan adalah peralatan yang mampu memotret bagian dalam tubuh seseorang tanpa harus dilakukan pembedahan.

Rekaman Medis

oo

Sebagai alat bantu untuk Rekam medis berbasis komputer (Computer based patient record) yang digunakan untuk mencatat semua data medis pasien seperti catatan pasien, penyakit pasien, dll. Gambar dibawah adalah contoh dari aplikasi yang dapat membantu merekam data medis dari seorang pasien.

USG

 

unduhan (1)

Penggunaan alat-alat kedokteran yang mempergunakan aplikasi komputer, salah satunya adalah USG (Ultra Sonografi). USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor.8. Penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.

Biosensor

unduhan (2)

Penggunaan Biosensor. Biosensor merupakan suatu alat Instrumen elektronik yang bekerja untuk mendektesi sample biokimia. Contoh paling sederhana adalah alat uji diabetes.

2. Komputasi Modern dalam bidang Kimia

Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur (yaitu letak atom-atom penyusunnya), energi dan selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran spektroskopi lainnya. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan sistem besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (misal proses denaturasi protein), perubahan fase, serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku di tingkat atom dan molekul. Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindah antara ilmu komputer dan kimia.
3. Komputasi Modern dalam bidang Biologi
Bioinformatika, sesuai dengan asal katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Perkembangan teknologi DNA rekombinan memainkan peranan penting dalam lahirnya bioinformatika. Teknologi DNA rekombinan memunculkan suatu pengetahuan baru dalam rekayasa genetika organisme yang dikenala bioteknologi. Perkembangan bioteknologi dari bioteknologi tradisional ke bioteknologi modren salah satunya ditandainya dengan kemampuan manusia dalam melakukan analisis DNA organisme, sekuensing DNA dan manipulasi DNA.

Kesimpulan

Komputasi modern tidak hanya bermanfaat pada bidang teknologi saja, banyak dalam bidang lainnya juga yang memanfaatkan komputasi modern. contoh nya adalah pengaplikasian dunia IT dalam bidang kesehatan, biologi, dan kimia,  yaitu penggunaan alat-alat pada bidang tersebut yang mempergunakan aplikasi komputer.

 

Sumber:

https://dwijati.wordpress.com/komputasi-modern-2/

https://myoanita.wordpress.com/2016/05/02/komputasi-modern-pada-bidang-kimia/

http://belajar-pemrograman2.blogspot.co.id/2013/03/komputasi-modern.html

http://www.slideshare.net/aziz_suhendra/komputasi-moderndibidangkesehatan?qid=628bf1ec-a99a-42ce-9900-a91d2a481cb0&v=default&b=&from_search=2

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Skenario Game Kelapa Match

Nama:   Billy Armanda Hasan

Kelas :   3IA17

NPM :   51412462

INITIAL STATE :

Initial State yang digunakan sebagai acuan untuk membuat program Kelapa Matches adalah pembuatan papan permainannya. Di sini penulis menggunakan gambar kelapa yang berukuran 40×60 sebagai pengganti “korek api”. Game Kelapa Matches merupakan Permainan Mental yang dimainkan seorang pemain melawan AI komputer. Pada game ini akan menampilkan 16 spot/kelapa yang tersusun dari tujuh baris dan kolomnya menyusun meningkat. Game ini akan membuat otak para pemain dipaksa untuk membuat pilihan yang tepat yang tepat agar dapat memenangkan game ini.

RULES :

            Aturan main (Rules) yang digunakan pada games Kelapa Matches Strawberry Prolog  ini adalah sebagai berikut :

  1. User memulai permainannya terlebih dahulu, dan user dapat menentukan kelapa mana yang akan diambil untuk memulai permainan. User diberi kebebasan untuk memilih kelapa mana saja yang akan diambil selama berada di papan permainan.
  2. Komputer diberikan pembelajaran untuk mengalahkan user

GOAL :

Goal (tujuan) untuk memenangkan games Kelapa Matches ini adalah jangan sampai pemain mengambil kelapa yang terkhir, yang dimana lawan kita ialah Komputer.

Untitled

(GOAL)

Algoritma:

Game ini menggunakan Runut-balik (backtracking) Algoritma Runut-balik adalah algoritma yang berbasis pada DFS untuk mencari solusi persoalan secara lebih Praktis. Runut-balik, yang merupakan perbaikan dari algoritma brute-force, secara sistematis mencari solusi persoalan di antara semua kemungkinan solusi yang ada. Dengan metode runut-balik, kita tidak perlu memeriksa semua kemungkinan solusi yang ada. Hanya pencarian yang mengarah ke solusi saja yang selalu dipertimbangkan. Akibatnya, waktu pencarian dapat dihemat.

Runut-balik merupakan bentuk tipikal algoritma rekursif. Saat ini algoritma runut-balik banyak diterapkan untuk program games (seperti permainan tic-tac-toe, menemukan jalan keluar dalam sebuah labirin, catur, dll) dan masalah-masalah pada bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Konsep AI :

Kecerdasan buatan atau yang sering disebut dengan AI pada game ini terletak pada komputer yang akan bertindak sebagai lawan. Komputer di program untuk selalu berusaha mengalahkan user.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Manusia Yang Berbudaya

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang telah diciptakan Tuhan di muka bumi ini karena manusia memiliki akal pikiran yang dapat berkembang. Hal inilah yang menjadikan kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk – makhluk lain yang diciptakan Tuhan di muka bumi. Tapi apakah kita sebagai manusia benar – benar mengetahui arti dari diri kita sendiri? Apakah kita juga mengetahui kaitan antara manusia dengan budaya ? Manusia dalam Al Quran disebutkan sebagai khalifah atau pemimpin di muka bumi ini. Tahukah kita mengapa manusia yang dipilih untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini?

Makalah ini akan membantu menjawab sebagian pertanyaan tersebut. Karena sebagai manusia kita harus mengetahui apa tugas manusia di muka bumi ini sehingga kita dapat mengambil peran untuk membawa bumi ini menuju kearah yang lebih baik.

  1. Rumusan Masalah

1.      Apakah yang dimaksud dengan Manusia sebagai Makhluk Berbudaya?

2.      Apakah kaitannya antara Manusia dengan Kebudayaan ?

3.      Apakah perwujudan kebudayaan dalam kehidupan manusia?

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian dari Manusia Sebagai Makhluk Berbudaya

Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens”(Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.

Budaya atau kebudayaan dalam Bahasa Belanda di istilahkan dengan kataculturur. Dalam bahasa Inggris culture. Sedangkan dalam bahasa Latin dari katacolera. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Berikut ini adalah beberapa pengertian budaya berdasarkan para ahli:

E.B. Taylor: 1871 berpendapat bahwa budaya adalah: Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari manusia sebagai anggota masyarakat.

Koentjaraningrat: 1979 yang mengartikan budaya dengan:Keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

 Manusia sebagai Makhluk Berbudaya berarti manusia adalah makhluk yang memiliki kelebihan dari makhluk – makhluk lain yang diciptakan di muka bumi ini yaitu manusia memiliki akal yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan ide dan gagasan yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepemimpinannya di muka bumi disamping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki, menciptakan nilai kebaikan, kebenaran, keadilan dan tanggung jawab agar bermakna bagi kemanusiaan. Selain itu manusia juga harus mendayagunakan akal budi untuk menciptakan kebahagiaan bagi semua makhluk Tuhan di muka bumi ini.

  1. Kaitan Antara Manusia dengan Kebudayaan

Budaya sebagai sistem gagasan menjadi pedoman bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku. Seperti apa yang dikatakan Kluckhohn dan Kelly bahwa “Budaya berupa rancangan hidup” maka budaya terdahulu itu merupakan gagasan prima yang kita warisi melalui proses belajar dan menjadi sikap perilaku manusia berikutnya yang kita sebut sebagai nilai budaya.

Berdasarkan penjelasan di atas, kaitan antara manusia dan kebudayaan manusia adalah kebudayaan adalah hasil dari ide, gagasan dan pemikiran baik nyata ataupun abstrak dan juga sebagai rancangan hidup masa depan.. Jadi dapat diartikan pula bahwa semakin tinggi tingkat kebudayaan manusia, semakin tinggi pula tingkat pemikiran manusia tersebut. Dan kebudayaan itu digunakan untuk melangsungkan kehidupan bermasyarakat antar manusia karena sifat manusia yaitu makhluk sosial yaitu manusia tidak dapat hidup sendiri melainkan harus hidup dengan manusia lainnya.

  1. PERWUJUDAN KEBUDAYAAN

JJ. Hogman dalam bukunya “The World of Man” membagi budaya dalam tiga wujud yaitu: ideas, activities, dan artifacts. Sedangkan Koencaraningrat, dalam buku “Pengantar Antropologi” menggolongkan wujud budaya menjadi:

a. Sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.

b. Sebagai suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat

c. Sebagai benda-benda hasil karya manusia

Berdasarkan bentuknya, budaya dapat dibagi menjadi 2 yaitu budaya yang bersifat abstrak dan budaya yang bersifat konkret atau nyata:

o   Budaya yang bersifat abstrak: budaya yang tidak dapat dilihat secara kasat mata karena bearada dalam pemikiran manusia. Contohnya yaitu ide, gagasan, cita-cita dan lain sebagainya.

o   Budaya yang bersifat konkret: budaya yang berpola dari tindakan atau peraturan dan aktivitas manusia di dalam masyarakat yang dapat diraba, dilihat, diamati, disimpan atau diphoto. Koencaraningrat menyebutkan sifat budaya dengan sistem sosial dan fisik, yang terdiri atas: perilaku, bahasadan materi.

 Perilaku

Perilaku adalah cara bertindak atau bertingkah laku dalam situasi tertentu. Setiap perilaku manusia dalam masyarakat harus mengikuti pola-pola perilaku (pattern of behavior) masyarakatnya.

 

Bahasa

Bahasa adalah sebuah sistem simbol-simbol yang dibunyikan dengan suara (vokal) dan ditangkap dengan telinga (auditory). Ada pula yang berpendapat bahwa bahasa adalah suatu perjanjian tidak tertulis yang telah kita tandatangani dan berlaku seumur hidup. Dengan bahasa, manusia dapat berkomunikasi satu sama lain sehingga manusia dapat saling bertukar pikiran sehingga hasil dari pertukaran tersebut adalah budaya yang semakin kaya dan kebudayaan yang berkembang dan semakin maju seiring dengan perkembangan zaman.

Materi

Budaya materi adalah hasil dari aktivitas atau perbuatan manusia. Bentuk materi misalnya pakaian, perumahan, kesenian, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan alat transportasi. Substansi utama budaya adalah sistem pengetahuan, pandangan hidup, kepercayaan, persepsi, dan etos kebudayaan. Tiga unsur yang terpenting adalah sistem pengetahuan, nilai, dan pandangan hidup.

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Kesimpulan dari makalah ini adalah bahwa manusia dan budaya tidak dapat dipisahkan. Budaya merupakan perwujudan dari ide dan gagasan manusia. Sedangkan kebudayaan adalah kristalisasi dari berbagai pemikiran manusia. Sehingga tingkat kebudayaan suatu bangsa akan berbanding lurus dengan tingkat pemikiran dan peradaban bangsa tersebut. Karena manusia juga merupakan khalifah (pemimpin) dimuka bumi ini, manusia harus menguasai segala sesuatu untuk memimpin bumi ini kearah yang lebih baik. Di sinilah peran kebudayaan sebagai hasil atau perwujudan  dari berbagai gagasan manusia di bumi ini dalam tugasnya sebagai seorang pemimpin.

DAFTAR PUSTAKA

http://febrinarhm.blogspot.com/2012/06/manusia-sebagai-makhluk-berbudaya.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia

Dipublikasi di Tugas IBD | Meninggalkan komentar

MASALAH PENGANGGURAN DI INDONESIA


                                  ABSTRAK

 

Billy Armanda Hasan . 51412462

Dosen. SULARDI

 

               

               MASALAH PENGANGGURAN DI  INDONESIA

Banyaknya jumlah penduduk di Indonesia dan terbatas nya lapangan kerja yang memadai membuat masalah pengangguran di Indonesia menjadi masalah yang sulit untuk diatasi oleh pemerintah. Lambatnya penanganan pemerintah dalam menyikapi masalah ini, membuat perekonomian Indonesia semakin terpuruk. Sebenarnya banyak yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, salah satunya adalah membuka lebih banyak lapangan pekerjaan untuk warganya. Jika pemerintah dapat bergerak cepat, tidak mustahil masalah pengangguran yang ada di Indonesia ini akan teratasi.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

          Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak serta  memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, ini membuat Indonesia pantas disebut sebagai negara yang kaya akan sumber dayanya, baik pada sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Hal ini harusnya dapat memberikan keuntungan besar untuk perekonomian di Indonesia.

Namun hal itu belum bisa terwujud karena keadaan di Indonesia sekarang tidak seperti yang kita bayangkan. Ini Karena pemerintah Indonesia yang belum dapat mengefesiensikan sumber daya alam dan manusianya yang melimpah. Faktanya sekarang, banyak warga Indonesia yang tidak memiliki pekerjaan atau dengan kata lain menjadi pengangguran di negaranya sendiri. Semakin tingginya tingkat kelahiran warga indonesia namun tidak dibarengi dengan banyaknya lapangan kerja yang tersedia, membuat jumlah pengangguran di Indonesia menjadi semakin tinggi. Apa solusi yang tepat untuk mengatasi pengangguran di Indonesia dan apa akibatnya jika pengangguran di Indonesia terus dibiarkan?

1.2  Identifikasi Masalah  

          Berdasarkan latar belakang diatas, penulis mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut:

1. Apa definisi pengangguran?

2. Jenis-jenis pengangguran

3. Apa dampak dari pengangguran?

4. Bagaimana cara mengatasi pengguran?

1.3 Perumusan Masalah

  1. Untuk mengetahui arti pengangguran.
  2. Untuk mengetahui jenis-jenis pengangguran
  3. Untuk mengetahui dampak dari pengangguran
  4. Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi pengangguran

BAB II

PEMBAHASAN

 

1.Definisi pengangguran

                Tuna karya atau yang biasanya kita kenal dengan pengangguran adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, dan yang tidak bekerja sama sekali, atau untuk seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran pada umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja yang tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang tersedia. Pengangguran ini menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Di Negara berkembang seperti Indonesia ini, masalah pengangguran yang makin meningkat dalam pembangunan ekonomi merupakan masalah yang lebih rumit dan lebih serius daripada masalah perubahan dalam distribusi pendapatan yang kurang menguntungkan penduduk yang berpendapatan terendah. Keadaan di Negara-negara berkembang dalam beberapa tahun ini menunjukan bahwa pembangunan ekonomi yang telah tercipta tidak dapat mengadakan kesempatan kerja yang lebih banyak dan cepat daripada pertambahan penduduk. Oleh karenanya itu masalah pengangguran yang mereka hadapi dari tahun ke tahun semakin bertambah banyak.

2.Jenis-jenis pengangguran

Berdasarkan jam kerja

Berdasarkan jam kerja, pengangguran dikelompokkan menjadi 3 yaitu:

  • Pengangguran Terselubung(Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak dapat bekerja secara optimal karena adanya suatu alasan tertentu.
  • Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak dapat bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan yang tetap dan memadai, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
  • Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang benar-benar tidak memiliki pekerjaan. Pengganguran jenis yang seperti ini tergolong cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan.

Berdasarkan penyebab terjadinya

Berdasarkan penyebab terjadinya, pengangguran dikelompokkan menjadi 7 macam yaitu:

  • Pengangguran friksional (frictional unemployment)

Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan karena adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan yang tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Semakin majunya suatu perekonomian di suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

  • Pengangguran konjungtural (cycle unemployment)

Pengangguran konjungtoral adalah pengangguran yang diakibatkan karena perubahan  gelombang (naik-turunnya) suatu kehidupan perekonomian atau siklus ekonomi.

  • Pengangguran struktural (structural unemployment)

Pengangguran struktural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka waktu panjang. Pengangguran struktural bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, yaitu seperti:

  1. Akibat permintaan berkurang
  2. Akibat kemajuan dan penggunaan teknologi
  3. Akibat adanya kebijakan dari pemerintah
  • Pengangguran musiman (seasonal Unemployment)

Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur sampai kondisi tertentu. Contohnya seperti petani padi yang menanti musim panen , pedagang durian yang menanti musim durian.

  • Pengangguran siklikal

Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat dari imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.

  • Pengangguran teknologi

Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin.

  • Pengangguran siklus

Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian karena terjadi resesi. Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerate demand).

  1. Dampak-dampak dari pengangguran

Akibat-akibat yang ditimbulkan dari tingginya angka pengangguran

Bagi Negara:

  1. Penurunan pendapatan perkapita.
  2. Penurunan pendapatan pemerintah yang berasal dari sektor pajak.
  3. Meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah.

Bagi Masyarakat:

  1. Pengangguran merupakan beban psikologis dan psikis.
  2. Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
  3. Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan sosial dan politik.

5. Cara mengatasi pengangguran

Karena adanya bermacam-macam pengangguran membutuh-kan cara-cara mengatasinya yang disesuaikan dengan jenis pengangguran yang terjadi, yaitu sebagai berikut

. Cara Mengatasi Pengangguran Struktural

Untuk mengatasi pengangguran jenis ini, cara yang digunakan adalah :

  • Peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja.
  • Segera memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sector yang kelebihan ke tempat dan sektor ekonomi yang kekurangan.
  • Mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi kesempatan (lowongan) kerja yang kosong, dan
  • Segera mendirikan industri padat karya di wilayah yang mengalami pengangguran.

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional

Untuk mengatasi pengangguran secara umum antara lain dapat digunakan cara-cara sebagai berikut.

  • Perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru, terutama yang bersifat padat karya.
  • Deregulasi dan debirokratisasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru.
  • Menggalakkan pengembangan sektor informal, seperti home industry.
  • Menggalakkan program transmigrasi untuk menyerap tenaga kerja di sektor agraris dan sektor formal lainnya.
  • Pembukaan proyek-proyek umum oleh pemerintah, seperti pembangunan jembatanjalan rayaPLTUPLTA, dan lain-lain sehingga bisa menyerap tenaga kerja secara langsung maupun untuk merangsang investasi baru dari kalangan swasta.

Cara Mengatasi Pengangguran Musiman

Jenis pengangguran ini bisa diatasi dengan cara sebagai berikut.

  • Pemberian informasi yang cepat jika ada lowongan kerja di sektor lain, dan
  • Melakukan pelatihan di bidang keterampilan lain untuk memanfaatkan waktu ketika menunggu musim tertentu.

Cara Mengatasi Pengangguran Siklis

Untuk mengatasi pengangguran jenis ini antara lain dapat digunakan cara-cara sebagai berikut.

  • Mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa, dan
  • Meningkatkan daya beli masyarakat.

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

1 Kesimpulan

          

            Penganguran atau Tuna karya adalah istilah untuk suatu keadaan di mana seseorang tidak bekerja. Menganggur adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dalam kurun waktu seminggu, yang sedang berusaha mencari pekerjaan dan ini juga mencangkup mereka yang sedang menunggu panggilan kerja terhadap lamaran kerja yang di mereka ajukan atau sedang tidak mencari pekerjaan karena beranggapan tidak ada kesempatan kerja yang tersedia atau yang memadai. Pengangguran biasanya disebabkan karena jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang ada. Banyak cara untuk mengurangi atau mengatasi angka pengangguran di Indonesia, diantaranya:

1. Membuat lapangan pekerjaan

2. Didirikan nya lembaga-lembaga yang mengajarkan keterampilan

3. Menciptakan pribadi-pribadi generasi muda yang berjiwa wirausaha

2. Saran

          

Agar dapat menyelesaikan masalah pengangguran dengan cepat harus adanya kemauan keras dari masyarakat untuk berprestasi agar mampu bersaing dengan sdm-sdm lainnya dan adanya bantuan yang serius dari pihak pemerintah

Dipublikasi di Tugas ISD | 4 Komentar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Migrasi

Pada dasarnya faktor-faktor orang yang melakukan migrasi dibagi menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penarik.

1. contoh faktor pendorong:

  • Berkurangnya lapangan pekerjaaan di tempat asal
  • Bencan alam seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus dll
  • Adanya wabah penyakit berbahaya
  • Makin berkurangnya sumber-sumber alam ditempat asal
  • Adanya tekanan atau diskriminasi politik, agama atau suku di daerah asal
  • Alasan perkawinan atau pekerjaan yang mengharuskan pindah dari daerah asal

2. Contoh faktor penarik:

  • Adanya rasa kecocokan di tempat yang baru atau kesempatan untuk memasuki lapangan pekerjaan yang cocok
  • Kesempatan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik
  • Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi
  • Keadaan lingkungan dan keadaan hidup yang dianaggap menyenangkan misalnya iklim, perumahan, sekolah dan fasilitas-fasilitas umum lainnya
  •  Banyak terdapat tempat-tempat hiburan, pusat kebudayaan sebagai daya tarik bagi penduduk-penduduk pedesaan atau kota kecil

Menurut Everett S Lee ada 4 faktor yang menyebabkan orang-orang mengambil keputusan untuk ber-migrasi:

a. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal yang disebut faktor pendorongseperti adanya bencana alam, panen yang gagal, lapangan kerja terbatas,keamanan terganggu, kurangnya sarana pendidikan.

b. Faktor-faktor yang terdapat di tempat tujuan yang disebut faktor penarik seperti tersedianya lapangan kerja, upah tinggi, tersedia sarana pendidikan,kesehatan dan hiburan.

c. Faktor yang terletak di antara daerah asal dan daerah tujuan yang disebutpenghalang. Yang termasuk faktor ini misalnya jarak, jenis alat transportdan biaya transport. Jarak yang tidak jauh dan mudahnya transportasimendorong mobilitas penduduk.

d. Faktor yang terdapat pada diri seseorang disebut faktor individu. Faktor inisangat mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan perpindahanatau tidak. Contoh faktor individu ini antara lain umur, jenis kelamin,status menikah dan tingkat pendidikan.

(Lembaga demografi,1981)

Mantra (1985), ada empat faktor yang mempengaruhi orang mengambil
keputusan untuk melakukan migrasi:
a. Faktor yang terdapat di daerah asal.
b. Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan.
c. Rintangan-rintangan yang menghambat atau ringtangan antara daerah asal dan daerah tujuan.
d. Faktor-faktor pribadi atau individu.

Sumber:

Dipublikasi di Tugas ISD | 1 Komentar

Hubungan Migrasi Dengan Kejahatan

Dalam postingan sebelumnya saya telah menjelaskan tentang hubungan migrasi dengan kesejahteraan, dan dalam postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang hubungan migrasi dengan kejahatan. Definisi kejahatan sendiri dibagi menjadi dua pengertian yaitu

1.     Pengertian yuridis

kejahatan dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan yang melanggar undang-undang atau ketentuan yang berlaku dan diakui secara legal.

2.      Pengertaian kriminologi

merupakan suatu pola tingkah laku yang merugikan masyarakat (dengan kata lain terdapat korban) dan suatu pola tingkah laku yang mendapatkan reaksi sosial dari masyarakat.

Pada perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain atau migrasi ini dapat menyebabkan tindak kejahatan terjadi. Ini biasanya dilakukan oleh migrasi-migrasi yang gagal dalam mendapatkan hidup yang layak di daerah yang barunya itu, sehingga mereka cenderung bertahan di daerah yang barunya itu dengan cara melakukan tindak kejahatan atau kriminal dengan mengatas namakan kebutuhannya.

Pada permasalah ini pemerintah harus mencarikan solusi agar tingkat kejahatan tidak semakin meningkat. pemerintah dapat memberikan kegiatan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat, membuka lapangan pekerjaan yang baru, penyaluran tenaga secara resmi dan sebagainya.

Dipublikasi di Tugas ISD | Meninggalkan komentar

Hubungan Migrasi Dengan Kesejahteraan

migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dengan tujuan untuk menetap. biasanya migrasi dilakukan untuk mencari kehidupan yang lebih layak seperti mencari pekerjaan, sekolah dan sebagainya dikarenakan di tempat asalnya kurang memadai.

migrasi ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, contohnya saja urbanisasi, urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa menuju ke kota. biasanya penduduk desa ini melakukan urbanisasi untuk mencari lapangan pekerjaan di kota karena menurut mereka di kota lebih banyak lapangan pekerjaan, pemikiran ini sebenarnya benar tetapi lama kelamaan karena terlalu banyak penduduk desa yang melakuakan urbanisasi membuat lapangan pekerjaan di kota pun menjadi semakin sedikit, akibatnya banyak orang-orang yang malah tidak mendapatkan pekerjaan dan hanya menjadi beban masyarakat diasana akibatnya kesejahteraan mereka pun menurun.

Permasalahannya adalah kurangnya lapangan pekerjaan di daerah-daerah, ini disebabkan karena pembangunan negeri tidak merata dengan kata lain hanya berpusat di perkotaan saja, menyebabkan lapangan pekerjaan hanya banyak didapati didaerah perkotaan saja, coba kalau pembangunan merata tidak hanya terpusat di daerah perkotaan saja tetapi di daerah pedesaan juga pasti banyak pula lapangan pekerjaan yang dapat ditemukan di daerah pedesaan, sehingga penduduk desa tidak terlalu banyak yang melakukan urbanisasi yang menyebabkan padatnya suatu daerah perkotaan

Pemerintah pun sebenarnya sudah lama menyelenggarkan Transmigrasi, yaitu suatu program yang dibuat pemerintah untuk memindahkan penduduk dari wilayah yang sudah bisa dibilang cukup padat ke wilayah yang masih jarang penduduknya,penduduk yang melakukan Transmigrasi disebut dengan Trasnmigran.

Dipublikasi di Tugas ISD | Meninggalkan komentar

Hubungan Pertumbuhan Penduduk Dengan Kesejahteraan

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah dalam kurung waktu yang berbeda, seperti contohnya jumlah penduduk di negara indonesia tahun 2000 lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2005 ini disebabkan adanya pertumbuhan penduduk.

Pertumbuhan penduduk ini setiap tahunnya harus di kontrol agar tidak terjadi ledakan penduduk. ledakan penduduk ini adalah pertumbuhan penduduk yang sangat cepat dan tiba-tiba serta tidak terkendali. ledakan penduduk ini bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak di atasi karena cepat atau lamabat pasti akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat tersebut. Terlalu banyaknya penduduk membuat mereka membutuhkan kebutuhan yang banyak seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan ini juga membuat kebutuhan akan lapangan pekerjaan bertambah, yang tidak bisa diimbangi oleh lapangan pekerjaan yang ada. hasilnya banyak orang tidak memiliki pekerjaan maka mereka tidak bisa memenuhi kebutuhannya, sehingga kesejahteraannya pun menurun.

Upaya pemerintah mengatasi pertumbuhan penduduk ini dapat dilakukan dengan cara sbb:

  • Penambahan lapangan kerja
  • Dijalankannya program Keluarga Berencana (KB)
  • Adanya program peminjaman modal, diharapkan masyarakat dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri
  • Dilakukan nya program transmigrasi ke wilayah-wilayah yang masiih jarang penduduknya

Dengan upaya tersebut semoga pemerinta dapat memelihara dan mengontrol pertumbuhan penduduk agar tidak tejadi ledakan penduduk.

Dipublikasi di Tugas ISD | Meninggalkan komentar

Mengatasi Kenakalan Remaja

permasalahan ini sebenarnya bukan permasalah baru lagi, kenakalan remaja sudah menjadi kasus yang biasa di bahas pada berita-berita sehinnga sudah tidak aneh lagi.

Kenakalan remaja adalah salah satu cara pelampiasan masalah oleh para remaja yang bersifat negatif, kenakalan remaja ini bentuk nya bermacam-macam seperti free seks, tawuran, penyalahgunaan narkoba dan sebagainya. Kenkalan remaja ini biasanya dilakukan oleh para remaja yang kurang mendapat bimbingan dari orangtua, pergaulan yang salah, atau lingkungan yang tidak baik sehingga ia cenderung melampiaskan maslahnya dengan caranya sendiri agar mereka bisa mencari kesenangan tidak perduli bagaimana caranya.

CARA MENGATASI KENAKALAN REMAJA.

  • Diperlukan nya bimbingan dari orangtua dalam hal apapun agar dia mengetahui mana yang benar dan mana yang salah
  • Mengawasi pergaulannya
  • Perlunya pembelajaran agama sejak dini, seperti pembalajaran tentang larangan-larangan dalam agama
  • Perlunya bimbingan kepribadian dari pihak sekolah, karena disanalh ia lebih banyakmenghabiskan waktu

ya hanya itu yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Dipublikasi di Tugas ISD | Meninggalkan komentar

Ketidak Harmonisan Antar Umat Beragama

r4r

Agama adalah suatu sistem yang mengatur tata keimanan/kepercayaan dan peribadatan kepada tuhan yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta manusia terhadap lingkungannya.

Di dalam negara kita ini terdapat 5 agama besar yaitu Islam, Protestan, Katolik, Budha, dan Hindu. Semua agama tersebut diakui eksistensinya dan diberikan hak untuk beribadah. Setiap individu di indonesia dapat memilih suatu agama sebagai kepercayaanya secara bebas. Ini berdasarkan pada UUD 1945 pasal 28 E ayat 1 & 2 yang berbunyi :

  1. “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali”
  2. “ Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya ”

Karena di Indonesia terdapat beragam macam agama, terkadang dalam kehidupan keseharian terdapat ketidak harmonisan antar beragama nya, ini biasanya disebabkan oleh adanya individu atau kolompok anatara umat yang memiliki rasa toleransi yang rendah dan kurang menghargai terhadap sesama umat beragama. Sikap-sikap tersebut dapat memicu pertengkaran atau bahkan permusuhan antar sesama umat beragama. Oleh sebab itu kita sebagai umat beragama yang taat harus memiliki sikap saling menghormati, dan tenggang rasa agar tercipta keharmonisan antar umat beragama.

Dipublikasi di Tugas ISD | Meninggalkan komentar